Waffle Slab, Apa sih untungnya?


this picture is captured from flickr

waffle slab

Pernah liat gambar di samping? Ayo tebak? Ini bukan kue lho, hehe.  Jadi apa donk? Sudah pasti jawabannya sama dengan judul postingan ini. Ini adalah gambar waffle slab, yaitu salah satu tipe lantai yang terbuat dari material beton. Ciri khas waffle slab yaitu keberadaan rusuk (joist) yang arahnya saling tegak lurus satu sama lain.

Tipe lantai ada macam-macam, diantaranya yang lazim digunakan adalah flat slab, ribbed slab, dan waffle slab. Tipe yang pertama yaitu flat slab sangat disukai oleh arsitek dan juga owner proyek karena tidak ada penggunaan rusuk yang menopang pelat lantainya. Hal itu sangat menguntungkan karena penggunaan ruang antar lantai semakin lapang selain tentunya lebih indah. Untuk tipe yang kedua yaitu ribbed slab, adalah tipe pelat lantai yang diberi rusuk satu arah untuk menambah kekuatan dan kekakuan pada arah pemasangannya. Sedangkan tipe yang terakhir yaitu waffle slab intinya sama dengan ribbed slab namun pemasangan rusuk pada 2 arah.  Nah, dengan keberadaan rusuk pada pelat tentu akan mengurangi ruang antar lantai dan tentunya pengguanaan material pun secara kasat mata terlihat lebih boros juga dibandingkan tipe flat slab.

Lalu apa untungnya donk kok waffle slab masih digunakan sampai saat ini? Seperti yang telah saya tulis di atas,  pada waffle slab terdapat rusuk 2 arah yang tentunya akan menambah aspek kekuatan dan tentu saja kekakuan pelat lantai itu sendiri. Namun di sisi lain ada trade-off yang harus diderita yaitu biaya produksi yang  lebih mahal.

Kapan kita perlu memepertimbangkan menggunakan lantai tipe waffle slab? Tipe pelat lantai seperti ini tentu akan jarang ditemui di rumah tinggal atau di mall. Dengan keunggulan stiffness yang lebih tinggi, waffle slab digunakan untuk struktur yang biasanya berkaitan dengan aspek getaran misalnya pabrik, lab, ruang dansa, dll. Getaran dapat disebabkan oleh manusia (langkah berjalan, menari/dansa, dll) atau disebabkan oleh mesin-mesin. Getaran yang terlalu besar akan menimbulakan ketidaknyamanan bagi orang di sekitarnya. Oleh karena itu, Prof. Murray memprakarsai terbentuknya peraturan di ASCE yang khusus meninjau aspek getaran pada gedung . Dari referensi publikasi jurnal internasional, para peneliti sangat merekomendasikan pelat tipe waffle slab sebagai salah satu faktor untuk mengatasi masalah getaran.

Kebetulan penelitian thesis saya saat ini adalah tentang aspek getaran pada gedung hi-tech semiconductor  factories yang persyaratan getarannya sangat ketat karena peralatan yang digunakan pada industri jenis ini berskala nano. Tentu saja untuk mengatasi menciptakan kondisi ruangan yang memenuhi syarat gearan tertentu tidak hanya menerapkan waffle slab semata, tetapi juga ada fakto-faktor lain yang dapat diterapkan. Nanti kalau sudah selesai, saya share juga di blog ini🙂

About Andre Puja Oktora

I am a Civil Engineer specialist in underground structure as well as bridge design. I love travelling. My dream is to step my feet in all continents before 40.
This entry was posted in Taiwan, Teknik Sipil, Thesis, Tugas Akhir and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

8 Responses to Waffle Slab, Apa sih untungnya?

  1. Diah says:

    yang dimaksud rusuk itu kaya apa?

  2. januarismat says:

    saya azhar, mahasiswa teknik sipil semester 7, saya tertarik angkat masalah ini untuk skripsi saya, diindonesia ada yang menggunakan waffle slab ini g pak?

    • Andre Puja Oktora says:

      waffle ini aplikasinya sudah banyak digunakan termasuk di indonesia, biasanya dilakukan di gedung rumah sakit terutama di ruang operasi, laboratorium, ruang dansa, dll. saya sudah sering melihatnya, diantaranya di laboratorium teknik kimia itb.

  3. Agil Handayani says:

    Klo pemodelan matematis untuk waffle slab dengan metode RItz gimana ya??

  4. yogiaman says:

    Saya seorang Arsitek , lagi merncanakan Ruang Mezzanine , karena keterbatasan ketinggian
    saya mau merencanakan pelaksanaannya pakai sistem Wafel , tapi saya juga terbentur dgn sistem coran ,karena fisik ke dua lantai yg membatasinya sudah jadi , apakah sistem wafel bisa
    di praktekan dgn stuktur baja . terima kasih.

  5. Saya mau tanya tentang flat slab. Aplikasinya, apakah jika menerapkan flat slab masih wajib menggunakan balok lagi? ataw tanpa balok tp struktur slab dibuat lebih tebal dari standar normal? Apakah wajib saat penggunaan struktur slab itu harus dikombinasikan dg struktur core wall???

  6. christy aneta says:

    contoh waffle slab ada di universitas trisakti gedung m (sebelah untar)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s