Indonesia adalah negara yang rawan terhadap gempa karena berada dalam wilayah yang tingkat kegempaannyatinggi.Salah satu contoh gempa besar yang pernah terjadi di Indonesia adalah gempa bumi Padang yang terjadi pada Oktober 2009. Gempa bumi tektonik ini menyebabkan lebih ribuan korban tewas, dan beberapa gedung rusak berat. Hal tersebut disebabkan karena gempa bumi menyebabkan terjadinya pergerakan permukaan tanah di bawah struktur bangunan dengan cepat dalam arah maju-mundur sehingga menimbulkan percepatan di dasar struktur yang menyebabkan adanya gaya tambahan yang bekerja pada struktur.

Bangunan yang tidak didesain untuk mengakomodasi beban tambahan tersebut memiliki risiko keruntuhan yang besar. Oleh karena itu, bangunan-bangunan teknik sipil harus didesain secara khusus berkaitan dengan fenomena gempa. Konsep desain tahan gempa yang umum digunakan adalah konsep capacity design. Konsep ini merupakan konsep desain yang memperhitungkan distribusi momen ketika ada bagian dari struktur yang sudah mengalami leleh sehingga pada struktur akan terbentuk sendi plastis yang menyebabkan terjadinya mekanisme keruntuhan plastis.
(more…)
Categories: Akademik · Struktur Baja · Teknik Sipil · Tugas Akhir
Tagged: Gempa, Struktur Baja, Struktur Tahan Gempa, Teknik Sipil, Tugas Akhir
Tak terasa tahun ajaran terus berganti , ya, waktu terasa begitu cepat. Kini aku sudah duduk di tingkat IV (empat). Itu artinya setahun lagi apabila tidak ada aral merintang, aku akan lulus sebagai sarjana teknik sipil,hehe.. Tapi, seorang calon sarjana harus menyelesikan 1 tugas terakhirnya yang dikenal dengan nama TA/ Tugas Akhir/ Skripsi. Di program studiku di Teknik Sipil FTSL ITB, setiap mahasiswa diarahkan untuk mengerjakan TA nya berdasarkan minatnya yang dibagi kedalam 5 KK/Kelompok Keilmuan. Adapun di Program Studi Teknik Sipil ITB mempunyai 5 Kelompok Keilmuan yaitu:
1. Rekayasa Struktur, mengembangkan keilmuan yang berkaitan dengan material konstruksi, perilaku dan desain struktur.
2. Rekayasa Sumber Daya Air, mengembangkan keilmuan yang berkaitan dengan dengan perilaku air dan desain bangunan air.
3. Rekayasa Transportasi, mengembangkan keilmuan yang berkaitan dengan material dan struktur perkerasan, manajemen lalu lintas, perencanaan, evaluasi dan pemeliharaan prasarana transportasi.
4. Manajemen dan Rekayasa Konstruksi, mengembangkan keilmuan yang berkaitan dengan estimasi biaya konstruksi, manajemen proyek dan administrasi kontrak konstruksi.
5. Rekayasa Geoteknik, mengembangkan keilmuan yang berkaitan dengan perilaku tanah dan desain struktur bangunan tanah.
Awalnya setiap mahasiswa mendaftarkan dirinya di sekretariat program studi, untuk kemudian diarahkan pada salah satu KK berdasarkan minat, daya tampung, dan IPK apabila peminat salah satu KK melebihi daya tampungnya. Akhirnya pengumuman penempatan topik TA dipampang di papan pengumuman, dan aku mendapatkan topik TA Rekayasa Struktur.
(more…)
Categories: Akademik · Cerita · Teknik Sipil · Teman · Tips · Tugas Akhir
Tagged: ITB, Teknik Sipil, Tugas Akhir