Life in Love

Entries categorized as ‘Faith’

Alkitab

January 15, 2008 · 2 Comments

Seorang Kakek hidup di suatu
perkebunan di suatu pegunungan sebelah
timur Negara bagian Kentucky (Amerika)
dengan cucu lelakinya yang masih muda.
Setiap pagi Kakek bangun lebih awal
dan membaca Alkitab di meja makan di
dapurnya.

Cucu lelaki nya ingin sekali menjadi
seperti kakeknya dan mencoba untuk
menirunya dalam cara apapun semampunya.

Suatu hari sang cucu nya
bertanya, “Kakek! Aku mencoba untuk
membaca Alkitab seperti yang kakek
lakukan tetapi aku tidak memahaminya,
dan apa yang aku pahami aku lupakan
secepat aku menutup buku. Apa sih
kebaikan dari membaca Alkitab?”

Dengan tenang sang Kakek dengan
mengambil keranjang tempat
arang,memutar sambil melobangi
keranjang nya ia menjawab, “Bawa
keranjang ini ke sungai dan bawa
kemari lagi penuhi dengan air.”

Maka sang cucu melakukan seperti yang
diperintahkan kakek, tetapi semua air
habis menetes sebelum tiba di depan
rumahnya. Kakek tertawa dan
berkata, “Lain kali kamu harus
melakukukannya lebih cepat lagi,”
(more…)

Categories: Alkitab · Cerita · Christianity · Faith
Tagged: , ,

R07 dan R08, apakah itu?

December 29, 2007 · 1 Comment

R07: Refleksi 2007
R08: Resolusi 2008
ya,, kedua hal di atas selalu kulakukan saat momen pergantian tahun.
Well, dalam hitungan hari, kita segera memasuki tahun yg baru, tahun 2008..
Memoriku langsung memutar kenangan, kejadian, tangis, dan tawa di tahun 2007. Aku merefleksikan diriku dgn resolusi yg kubuat setahun yg lalu. Yg membuatku senang adl byk resolusi2 tahun ini yg tercapai diantaranya adalah studies, friends, assistants, scholarships, organization, etc. Namun,ada jg hal2 yg blom terpenuhi,bahkan ada hal yg ga terduga terjadi.. Hmm,diantaranya adl seringnya aku konflik sm abang IF04 (maap bang,hehe), rasanya kyk ga abis2 mslh kita ya? Aku juga lbh sering iseng2 jahil. Gw iseng, tp gw ga jahat loh!
Yah,resolusi di 2008 apa ya? Apa aku akan taat untuk saat teduh (loh,ketaun deh jarang), kejar beasiswa prestasi, magang di perusahaan konstruksi, kost di jakarta, cari Teman Hidup? Ya,akan kupikirkan dulu matang2 dan tentu kutanya apa yg Tuhan mau utk kulakukan, coz God plans is the best for us,right? ;)

Categories: Faith
Tagged: , , , ,

In search God (Mencari Tuhan)

December 27, 2007 · 4 Comments

M E N C A R I T U H A N

Oleh : Gamesh

 

Mencari Tuhan, haruskah ?

Dengan cara bagaimana ?

Haruskah mencari Tuhan dengan agama ?

Agama yang benar itu seperti apa ?

Apa syarat sehingga bisa disebut agama?

Keresahan saat mencari kebenaran, bisa sangat subyektif. Keresahan adalah bekal pencarian. Kesalahan adalah buah dari ketidakpahaman. Tidak ada orang salah yang ada hanyalah orang yang tidak paham.

Mencari Tuhan

Mungkin sudah bawaan setiap manusia, suatu saat akan bertanya tentang sesuatu yang tertinggi di luar dirinya. Dalam perkembangan sejarah manusia, pencarian Tuhan terbagi dalam dua aliran utama : Tuhan itu memang ada atau kita yang meng-ada-kan, sesuatu realitas tertinggi ataukah suatu abstraksi tertinggi . Kita harus menghormati perbedaan ini. Untuk mengurangi sekat perbedaan, kita bisa mencatat proses pencaharian ini sebagai hal yang alami bisa juga sebagai titipan memory surgawi.

Bila Tuhan dipercaya ada, sering terpahami kalau tahkta suci terlalu tinggi di langit, tidak terjangkau penghuni dunia. Pencaharian akan bermuara kemana-mana, kerinduan akan Tuhan pun bisa bermuara ke humanisasi Tuhan, memanusiawikan Tuhan agar mudah terpahami, Tuhan yang bertingkah-laku seperti manusia, medianya bisa apa saja: lagu, film, humor.

Ada lagu bagus berjudul “One of us” oleh Joan Osbourne, liriknya sarat ‘kerinduan’ “God is Great, God is good, what if God was one of us, just a slob like one of us, just astranger on the bus..” . Kita tidak bisa bilang ini humanisasi yang kebablasan.

Era 90-an banyak film bioskop yang memanusiawikan penghuni langit. Seperti City of Angle dari Nicolas Cage, High Way to Heaven nya Michael London. Para penghuni langit yang manusiawi, bisa main soft ball juga jatuh cinta. Sejak zaman Michael Angelo sampai akhir abad 20, semua perwujudan Tuhan dalam film pasti orang ras kulit putih. Baru akhir-akhir ini kulit berwarna bisa menjadi perwujudan Tuhan, Bruce All Mighty. Kerinduan akan Tuhan sangat memperhatikan isu sara, hebatnya makluk tanah liat.

Saat isu feminisme merebak, identitas Tuhan pun dipertanyakan. Dalam bahasa Inggris God menjadi HE, ini yang diperotes. Protes berujung pada tuduhan bahwa segala bentuk agama & asesorisnya adalah hanya ciptaan kaum maskulin, untuk legitimasi otoritas. Ditengah protes yang merebak, karena Amstrong menulis dalam buku sejarah Tuhan, hebatnya bahasa Arab kata Allah adalah maskulin tetapi kata al-Dzat adalah feminim.

Hal-hal seperti ini produk langit atau produk bukan langit, kita bisa berdebat panjang lebar karena tidak ada seorangpun yang berhak memonopoli kebenaran. Atau kita mencoba memahaminya dengan arif, ciri orang yang sudah tercerahkan. Di beberapa agama & -isme dikenal anak Tuhan, anak dewa atau titisan dewa, ada juga fenomena perantara, orang-orang suci yang sudah meninggal maupun belum sebagai perantara doa kita pada Tuhan. Apa benang merahnya dari hal di atas? Penghuni dunia butuh penghuni langit yang dekat, yang manusiawi, yang mudah dipahami.

Haruskah agama & -isme : humanis?

Dengan jalan bagaimana kita mencari Tuhan? (more…)

Categories: Faith
Tagged: , ,